Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Wednesday, 23 August 2017

Cara Setting Mikrotik (Bag3)

Sudah lama tidak bahas soal mikrotik, pada pembahasan mikrotik yang kemarin di Cara Setting Mikrotik (Bag2) saya membahas dengan menambahkan Access Point untuk digunakan sebagai wifi dan untuk pembahasan di bagian ke-3 ini kita akan menggunakan 4 port.

Tentunya kalo sedang belajar pastinya sulit, tapi jika kita bersungguh-sunggu Insyallah kita pasti bisa hehe.

Study Kasus :
Pada Studi kasus kali ini saya akan menambahkan 4 port di mikrotik karena akan di tambah untuk Debian Server untuk digunakan sebagai Web Server
Port 1 (192.168.5.16/24) = Sumber internet (192.168.5.254)
Port 2 (10.10.10.2/25) = Web Server Debian (10.10.10.1)
Port 3 (20.20.20.2/27) = Access Point (20.20.20.1)
Port 5 192.168.1.41 = PC (192.168.1.1)

Karena ini akan menjadi pembahasan yang sangat panjang mari langsung kita bahas bawah sini :
  1. Login ke Winbox Mikrotik kalian
  2. Biar kita tidak bingung kita ganti nama nama interface mikrotik sesuai kegunaanya. 
    Klik menu interface di samping kiri menu winbox, kemudian Doble klik pada ether yang akan di ganti kemudian tambah namanya sesuai fungsinya, Seperti di atas ether1-INTERNET karna fungsinya untuk internet, kemudian klik OK, dan lakukan hal yang sama pada ether yang lain. Sehingga Menjadi Seperti ini.
    Mudahkan hehe.
  3. Mulai melakukan setting IP.
    klik menu IP > Address, kemudian klik ikon "+" dan masukan IP dan pilih interface sesuai fungsinya, sampai seperti ini.
  4. Sekarang kita masuk pada DNS.
    klik IP > DNS.
    Masukan IP DNS Server dan IP Yang akan digunakan untuk Debian, dan kemudian klik tombol Static.
    Pada kolom Name ketikan Domain yang akan dijadikan Web Server pada debian, dan di kolom Address ketikan IP Debiannya. kemudian klik OK.
  5. Kemudian kita Setting Firewall.
    Klik menu IP > Firewall, masuk pada tab "NAT" kemudian klik tombol "+".
    Kemudian klik tab Action dan ganti Actionnya menjadi "masquerade".
  6. Sekarang kita setting gatewaynya
     Klik menu IP > Route.
    Klik tombol "+" kemudian isi gateway dengan gateway kalian.
  7. Setting pada mikrotik sudah selesai, selanjutnya kita mulai pada debianya, Pertama karna saya disini hanya menggunakan debian secara virtual yaitu menggunakan VMware, mungkin kalian yang masih belajar juga menggunakannya, kita setting interface VMwarenya menjadi Bridge.
    Tekan tombol network dibagian pojok kanan VMware dan klik "Setting".
    Kemudian pada Network connection pilih Bridge dan centang.
  8. Kemudian kita mulai setting Debianya. mulai dengan setting IP nya, Ketikan "pico /etc/network/interfaces".
    lalu isi seperti gambar di atas, namun IPnya sesuai IP kalian. kemudian keluar (ctrl+x) y enter. dan jangan lupa untuk di restart, ketikan "service networking restart"
  9. ketikan paket yang diperlukan, yaitu bind9 dan apache2, ketikan "apt-get install bind9 apache2"
    kemudian tekan Y. Setelah itu masuk ke directory bind, ketik "cd /etc/bind".kemudian rubah file "named.conf.default-zones" ketikan "pico named.conf.default-zones"
    kemudian rubah yang semulanya seperti di atas.
    Menjadi seperti ini.
  10. kemudian copy kan file db.0 menjadi db.permen dan db.10, ketikan "cp db.0 db.permen" ketik lagi "cp db.0 db.10", setelah itu edit file db.permen, ketikan "pico db.permen". 
    kemudian rubah isinya menjadi seperti gambar di atas, setelah itu kita edit file db.10 ketikan "pico db.10".
    dan rubah menjadi seperti ini. 
  11. setelah itu kita edit file resolv.conf, ketikan "pico /etc/resolv.conf"
    dan isi seperti ini. setting DNS sudah selesai, tinggal di restart ketikan "service bind9 restart" dan cek domain anda dengan nslookup
  12. Setting apache2, masuk ke directory apache, ketik "cd /etc/apache2/sites-available", kemudian copy file default menjadi nama lain, ketikan "cp default permen" kemudian di edit, ketikan "pico permen".
    Setelah itu rubah menjadi seperti gambar di atas. 
  13. kemudian kita buat isi konten web, buat folder di /var/www, ketikan "mkdir /var/www/permen"
    kemudian isi seperti ini.
  14. Setelah itu hubungkan kabel utp dari PC ke Port 2 Mikrotik
  15. Kemudian Kita Setting AP, karena untuk Setting AP berbeda beda untuk setiap ap silahkan klik disini untuk mempelajari AP 
  16. Setelah AP tersetting selanjutnya masukan kabel dari AP ke port 3 Mikrotik
  17. Setelah itu kita sambungkan Laptop atau smartphone kita ke wifi yang sudah kita buat tadi, kemudian kita tes dengan menguji untuk konek ke internet.
    kemudian kita uji untuk masuk ke Web server debian yang kita buat tadi.
    Dan Berhasil. hehe :)
Sekarang kita sudah bisa membuat web server sendiri dan bisa di akses secara wireless, Baiklah sekian tutuorial dari saya, jika ada kritikan, saran ataupun pertanyaan silahkan ketikan di kolom komentar,
Terimakasih.
Continue reading...

Wednesday, 26 July 2017

Cara Setting Mikrotik (Bag 2)

Di bagian ke-2 ini tentu saja saya akan meneruskan pembahasan tentang Cara Setting Mikrotik (Bag 1),  dibagian 1 saya hanya membuat study kasus menggabungkan client/PC ke internet yang tentunya IP nya berbeda segmen.
Di bagian pertama kita hanya menggunakan 2 port, yaitu port 1 untuk internet dan yang ke-2 untuk client/PC, namun di artikel Cara Seting Mikrotik Bag-2 ini saya akan menambahkan port yang ke 3, port yang ke-3 digunakan untuk Client, kenapa kok Client juga?, kok sama dengan port 2? percuma dong belajar, iya sii memang sama, tapi Client yang satu ini wireless/tanpa kable
Tentunya untuk penggunaan Wireless ini kita membutuhkan perangkat tambahan yaitu Access Point atau yang biasa kita sebut AP
Sudah selesai basa-basinya, silahkan simak langkah-langkahnya :
  1. kita tambah ip addressnya, "IP > Address", kemudian klik tombol "+" dan masukan IPnya.
  2. jangan lupa berikan nama agar kita tidak lupa fungsi port ke-3 tersebut, tekan huruf "C" pada keyboard kemudian OK.
  3. hasilnya akan seperti ini.
  4. Setelah itu kita buat DHCP Server, tanpa itu kita tidak bisa mendapatkan IP otomatis untuk perangkat Wirreless kita, "IP >DHCP Server".
  5. klik "DHCP Setup", dan pilih interface yang digunakan, disini kita gunakan ether3 kemudian next.
  6. IP network (otomatis terisi).
  7. Gateway (otomatis terisi).
  8. Address give out (otomatis terisi, namun jika tidak tekan tombol Cancel dan ulangi dari langkah 5), address give out ini adalah range IP yang akan diberikan kepada Client
  9. DNS (otomatis terisi, namun kalian bisa menambahkanya jika mempunya DNS Server Local).
  10. Least Time (otomatis terisi) ini adalah kapan IP anda akan di cek, kalian dapat merubahnya sesuai selera, namun saran saya biarkan saja begitu.
  11. Maka DHCP Server Berhasil dibuat.
  12. Selanjutnya kita harus melakukan Setting Pada AP yang kita gunakan. disini saya menggunakan AP merk HUAWEY WS319, jika anda menggunakan AP Tipe lain Silahkan menunggu artikel saya yang lain. pertama yang harus di lakukan reset AP, agar settingan kembali pada posisi netral.
  13. Lepaskan kabel di port 2 mikrotik kemudian tancapkan di AP yang akan di setting.
  14. masuk ke browser dan ketikan IP default yang ada di AP, untuk AP merk HUAWEY WS319 ini IP defaultnya adalah 192.168.3.1, kemudian masukan Username admin dan Password admin (di AP type lain mungkin berbeda).
  15. klik tab Internet di pojok atas kemudian tekan dropdown internet profiles, kemudian "ipv4 addressing type" rubah menjadi static dan isi IP sesuai ketentuan.

  16. pindah ke tab "Home Network" pilih menu lan interfaces, dropdown pada "DHCP Server" kemudian hilangkan centang DHCP Server. karena kita sudah mensetting DHCP di Mikrotik.
  17. Pilih Menu WLAN Setting, hilangkan centang di "Enable Smart Converage", SSID masukan nama yang akan digunakan untuk nama wifinya, di security mode pilih none.
  18. setelah itu kembalikan kabel, lepas kabel AP dan masukan ke Mikrotik port 2 lagi dan cari kabel baru kemudian masukan ke Mikrotik port 3 dan AP anda.
  19. Setting Mikrotik + AP bagian 2 sudah selesai, silahkan cek SSID/NamaWifi di smartphone atau leptop anda.
itulah cara setting Mikrotik Bagian 2, Jika ada yang belum paham silahkan berkomentar dibawah
Continue reading...

Tuesday, 25 July 2017

Cara Setting Mikrotik (Bag 1)

Artikel ini saya buat untuk para pelajar karena mungkin untuk pelajar SMK pada jurusan TKJ untuk sekarang ini akan belajar tentang mikrotik, pembahasan ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan pembelajaran yang ada disekolah, maklum saya tahu soalnya saya dulu juga anak SMK jurusan TKJ hehe
hal awal yang di ajarkan kepada mikrotik untuk setting mikrotik ini hanyalah untuk menyambungkan client yang ada di belakang ruoter dengan IP yang beda segmen agar terhubung dan bisa mengakses internet, untuk itu hal yang akan saya bahas disini adalah Cara Setting Mikrotik Untuk Mengkoneksikan Client Yang Ada di Belakang Router.

Langsung saja kita bahas bagaimana caranya, simak langkah langkah dibawah ini :
  1. Masukan kabel dari PC/Laptop ke Mikrotik port 5
  2. Reset Konfigurasi agar kita bisa mulai dari awal, tekan "System > Reset Configuration". 
     
  3. Setting IP address "IP > Address". 
     
  4. Tekan Tombol "+" masukan IP address/prefix (x.x.x.x/x), misalnya 192.168.4.100/24

     
  5.  klik ip adress yang kita buat kemudian klik huruf C di keyboard dan kasi nama agar tidak bingung.
  6. Buat IP lagi untuk sambungan ke PC/Client.
  7. Berikan nama juga seperti langkah 4, dan jadinya seperti ini.
  8. Setting DNS, tekan "IP > DNS".
  9. Kemudian masukan IP Server DNS, dan centang bagian "Allow Remote Request".
  10. Setting Firewall. tekan "IP > Firewall".
  11. Pindah ke tab "NAT > tombol (+) > klik tab action > pilih masquerade".
  12. Setting Route, tekan "IP > Route".
  13. Tekan tombol "+" kemudian ketikan ip server di bagian gateway.
  14. Tadi kan kabelnya tertancap di port 5, sekarang lepas dan pindahkan ke port 2 dan masukan kabel server ke port 1.
  15. Setting network adapter kalian yang ada di komputer, setting satu segmen dengan ip client yang ada di mikrotik,
  16. Cobalah browsing dengan mengetikan permenilmu.blogspot.com di browser. jika tampilan seperti dibawah ini maka konfigurasi bagian 1 sudah berhasil.
Itulah langkah-langkah Cara Setting Mikrotik Bagian 1, semoga bermanfaat untuk kalian jika ada yang belum mengerti atau ada masalah ketika pengerjaan silahkan bertanya pada kolom komentar admin dengan senang hati akan membalas pertanyaan kalian, terimakasih
Continue reading...