Showing posts with label Virtual Machine. Show all posts
Showing posts with label Virtual Machine. Show all posts

Friday, 1 September 2017

Cara Konfigurasi Mail Server didebian

Cara Konfigurasi Mail Server didebian - di malam hari ini saya akan membagikan artikel tentang cara konfigurasi squirrelmail hehe, langkah-langkahnya tidak sama dengan di internet pada umumnya karena disini yang saya tekankan untuk pelajar SMK di jurusan TKJ, dan untuk yang digunakan secara umum seperti biasanya akan saya post di artikel yang lain.

Disini saya membuatnya dengan menggunakan sub domain karena biasanya di SMK itu membuat domain TLD (Top Level Domain) untuk membuat web server biasa, kemudian untuk mail servernya menggunakan sub domain, contohnya semisal kita di suruh membuat webserver dulu dengan domain huri.com kemudian kita disuruh membuat mail server jadi domainnya yang digunakan mail.huri.com jadi tinggal menambah sub domain saja hehe.

Modul yang akan saya gunakan disini adalah squirrelmail, squirrelmail adalah sebuah paket yang dapat kita gunakan untuk membuat mail server tanpa membangun pemrograman dari 0, jadi kita hanya perlu menginstallnya pada server kemudian mail server sudah siap digunakan.

Baiklah mari kita simak langkah-langkahnya dibawah ini :

  1. Seting IP, ketikan "pico /etc/network/interfaces".
    kemudian tulis ip sesuai ketentuan.
  2. Restart konfigurasi interfaces.
    ketikan "service networking restart"
  3. Install paket-paket yang diperlukan, jangan lupa masukan DVD 2 debian dulu kalau kalian menggunakan repostiroy dari DVD.
    klik kanan pada gambar CD di pojok kanan bawah VMware, kemudian klik "settings".
    klik browse dan cari Image DVD2 kalian, setelah itu klik OK.
  4. masuk lagi pada terminal linux.
    ketikan "apt-cdrom add", jika terjadi error berarti DVD kalian belum connect.
  5. Mulai install paket yang diperlukan.
    ketikan "apt-get install apache2 bind9 squirrelmail postfix courier-imap courier-pop"
  6. Konfigurasi selama instalasi paket.
    tekan ok.
    pilih "Local only".
    ketikan nama domain kalian.
    pilih "No".
  7. Lakukan konfigurasi DNS, masuk ke directory bind, ketikan "cd /etc/bind"
  8. Rubah konfigurasi file "named.conf.default-zones". ketikan "pico named.conf.default-zones".
  9. Copykan file db.0 menjadi nama sesuai di konfigurasi tadi, misal untuk forward "cp db.0 db.huri" dan untuk yang reverse "cp db.0 db.192"
  10. Rubah konfigurasi db.huri. ketikan "pico db.huri" dan rubah menjadi seperti ini.
  11. Rubah konfigurasi db.192. ketikan "pico db.192". rubah dan tambahkan menjadi seperti ini.
  12. Konfigurasi file resolver. ketikan "pico /etc/resolv.conf"
    ketikan "nameserver 192.168.1.2" sesuai dengan IP kalian.
  13. Sekarang kita konfigurasi webservernya, pindah ke directory apache, ketikan "cd /etc/apache2/sites-available"
  14. Copy file default menjadi nama lain, ketikan "cp default mail" (mail bisa diganti dengan kata lain"
  15. Rubah konfigurasi file mail, ketikan "pico mail" dan rubah menjadi seperti ini. 
     
  16. Aktivkan file mail, ketikan "a2ensite mail" 
  17. Konfigurasi file postfix, ketikan "pico /etc/postfix/main.cf" dan rubah menjadi seperti ini. 

     
  18. Buat file Maildir di directory skel, ketikan "mkdirmake /etc/skel/Maildir".
  19. Ketik "chown -R huri:huri /etc/skel/Maildir" (huri silahkan diganti user kalian)
  20. Buat user baru untuk digunakan sebagai user webmail, ketikan "adduser ilyas" (ilyas bisa diganti nama kalian)
    buat lah user sebanyak yang kalian butuhkan.
  21. Restart semua konfigurasi, ketikan "service bind9 restart" (enter), "service apache2 restart" (enter), "service postfix restart" (enter).
  22. Sekarang kita test di komputer Client. Buka browser dan masukan sub domain mail server kalian
    misalnya punya saya "mail.huri.com", jika muncul seperti gambar di atas silahkan login menggunakan user yang sudah kita buat tadi.
  23. Kemudian kita coba untuk mengirim e-mail,
    klik tulisan "compose" kemudian pada "To" ketikan e-mail tujuan anda, pada "subject" isikan judul pesan, dan di kolom besar itu untuk isi pesan anda. kemudian klik tombol "send" di bagian bawah.
  24. kemudian kita ganti user, klik "Sign Out" pada user yang sekarang.
  25. Login lagi menggunakan user yang kita kirimi pesan tadi.
  26. Jika e-mail tadi sudah terkirim akan tampil seperti gambar berikut.
    konfigurasi Mail Server anda sudah berhasil.
Jika sampai langkah ke 26 berhasil maka konfigurasi mail server kalian sudah selesai, sekian tentang Cara Konfigurasi Mail Server didebian jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar
Trimakasih
Continue reading...

Sunday, 27 August 2017

Cara Konfigurasi NTP Server Debian 7

Cara Konfigurasi NTP Server Debian 7 - NTP server adalah layanan yang memungkinkan  pengguna dapat mengupdate waktu di perangka client baik itu PC, laptop, tablet, smartphone, dan lain lain, dengan seperti ini client hanya perlu menuliskan alamat ip server yang menyediakan layanan NTP tersebut.

Memang sudah banyak perusahaan-perusahaan penyedia layanan NTP Server tersebut, tapi apa salahnya jika kita ingin mempelajarinya hehe. dalam praktik disini admin cuma menggunakan VMware jadi tidak membuat pc server asli hehe. 

Baiklah mari simak langkah-langkah dibawah ini :

  1. Nyalakan OS debian anda. tapi cara ini tidak hanya bisa digunakan untuk linux lain asalkan masih dalam keluarga apt hehe.
  2. Setting IP sesuai ketentuan.
    ketik "pico /etc/network/interfaces" kemudian tulis seperti gambar di atas, lalu simpan.
  3. Install paket yang diperlukan.
    ketikan "apt-get install ntp ntpdate"
  4. Konfigurasi file ntp.conf, ketikan "pico /etc/ntp.conf".
    cari tulisan server 0, server1, server 2, server3 kemudian tambahkan "Server 127.127.1.0".
    cari tulisan restrict bla bla bla, seperti gambar di atas, kemudian rubah seperti gambar dibawah ini.
    hilangkan tanda "#" kemudian rubah ip sesuai network kalian dan juga netmasknya, kemudian simpan
  5. Restart NTP.
    ketikan "service ntp restart".
  6. Rubah jam sesuai keinginan anda.
    ketikan "date -s "YYYYMMDD HH:MM".
  7. ketik "ntpdate -u 127.127.1.0". 
     
  8. kita mulai pengujian pada clien, pastikan client sudah satu jaringan dengan server. 
     
  9. klik "windows" kemudian ketik "date and time". 
     
  10. pindah ke tab "internet time",  dan klik "change setting". 
     
  11. ketik ip kalian di kolom yang tesedia kemudian klik update. 
    jika ada tulisan succesful maka setting NTP anda berhasil, tapi jika ada tulisan error seperti di atas belum tentu anda tidak berhasil, seperti punya saya di atas walaupun tulisanya an error blablabla. tapi waktu PC saya berhasil berubah.
Sekian artikel yang dapat saya bagikan hari ini, jika ada pertanyaan ketikan di kolom komentar dibawah
Terimakasih
Continue reading...

Saturday, 29 July 2017

Cara Setting Samba Server

Pernahkah kalian membayangkan bagaimana jika kalian menjadi teknisi warnet, lab sekolah, atau perusahaan yang memiliki lebih dari 50 komputer bahkan lebih, kemudian kalian mendapatkan tugas untuk memasukan file kepada setiap komputer yang ada disana, apa mungkin kalian akan memakai flasdisk dan kemudian menyalinya satu persatu, belum lagi kalo misalnya terkena virus kemudian terhapus oleh antivirus akan sangat merepotkan bukan, atau mungkin kalian akan memakai cara mencopy kan file pada  satu komputer kemudian di share trus di akses dari satu persatu komputer, yaa, sebenarnya cara ini cukup efektif, namun cara ini hanya dapat di andalkan jika kalian hanya akan mencopy file dokumen atau file-file kecil lainya, jika yang akan dikirim adalah file yang besar misalnya software, game, fileDVD(iso) dengan cara ini yang akan terjadi adalah proses men-copy menjadi lama, proses men-copy gagal, bahkan bisa saja terjadi collution atau tabrakan data.
cara yang paling efektif untuk cara ini adalah menggunakan server kemudian di share menggunakan samba.
Samba adalah sebuah program yang memungkinkan para pengguna dapat berbagi data dalam satu jaringan tanpa membutuhkan alat tambahan seperti flasdisk, dvd dan yang lain, samba tidak hanya bisa berbagi data saja, namun samba juga dapat sharing perangkat keras seperti printer, jadi kita tidak perlu datang pada komputer yang ada printernya, kita hanya perlu terhubung pada jaringan tersebut.

Berikut langkah-langkah penggunaanya :
  1. Pastikan Konfigurasi IP sudah satu segment dengan Client(windows).
  2. Install paket samba dengan mengetikan "apt-get install samba"
  3. Edit konfigurasi samba, ketikan "pico /etc/samba/smb.conf" kemudian tambahkan script seperti dibawah ini.
    mungkin guru-guru kalian menyuruh agar meletakan script konfigurasi di baris paling bawah, sebenarnya itu tidak perlu, kalian hanya perlu menuliskanya dimana saja, dibawah akan saya jelaskan fungsi fungsi dari script yang ditambahkan di atas.
  4. Kemudian restart konfigurasi, ketikan "service samba restart". 
     
  5. buat user untuk samba, ketikan "smbpasswd -a <namaanda>" kemudian ketikan password. 
    disinilah perbedaan jika anda menggunakan guest ok, jika guest ok kalian "Yes" maka tanpa perlu melakukan langkah ini pun kalian langsung bisa masuk.
  6. Tekan (windows+R) pada keyboard kemudian ketikan "\\ipserver".
  7. setelah itu akan muncul folder yang kalian share, kemudian ketika di buka maka kalian akan disuruh untuk memasukan username dan password karena pada guest ok kita tulis "no".
    user yang dimasukan disini adalah user yang kita buat dengan mengetikan smbpasswd tadi.
  8. maka kita sudah berhasil memasuki folder yang kita share.
  9. kemudian kita coba membuat folder.
    kemudian saya beri nama folder tersebut permenilmu.
  10. setelah itu kita cek di server dengan mengetikan "ls /home/huri/" jika muncul folder yang dibuat tadi maka konfigurasi sudah berhasil.
Berikut adalah fungsi-fungsi yang dituliskan di langkah 3
    • [permenilmu] : dalam kurung tersebut adalah nama yang digunakan sebagai nama folder share.
    • path : path adalah directory yang akan di share (disini saya share di /home/huri kalian bisa menyesuaikan directory mana yang akan di share).
    • readable : adalah fungsi agar folder yang di share dapat di baca/dilihat (jika disini kalian tulis "no", maka folder yang ada di dalam server tidak dapat di lihat).
    • writable : adalah fungsi agar folder yang di share dapat di tulis/diisi (jika disini kalian tulis "no" maka kalian tidak akan bisa membuat folder seperti di langkah 9).
    • browseable : adalah fungsi agar folder yang di share dapat di jelajahi/diexplore (jika disini kalian tulis "no" maka kalian tidak dapat membuka file sharing seperti di langkah 8).
    • guest ok : adalah fungsi agar semua dapat mengakses file tanpa memasukan password. karna disitu saya tulis "no", jadi tidak semua dapat mengakses file share. hanya yang memiliki username dan password yang dapat mengasesnya (jika disini kalian tulis "yes" maka ketika membuka file sharing kita tidak perlu menuliskan username dan password, jadi akan sangat berbahaya jika di gunakan secara global)
  • Semua perintah di atas jika tidak di tulis maka akan otomatis terkonfigurasi NO 
Ok,  sekian dari saya semoga membantu, jika ada saran dan kritikan bahkan pertanyaan silahkan berkomentar dibawah ini.
Continue reading...

Monday, 24 July 2017

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard

Hari ini saya akan memposting artikel yang akan sangat berguna bagi murid-murid di SMK jurusan TKJ, jurusan lumayan buat kita pusing hehe, tapi kalau kalian rajin belajar mungkin biasa biasa aja, artikel yang satu ini akan berguna bagi kalian yang ingin belajar Mikrotik namun tidak punya Perangkat Mikrotik tersebut.

Kita akan belajar bagaimana cara belajar Mikrotik tanpa RouterBoard yaitu dengan menggunakan Virtual Manchine ada banyak pilihan software virtual machine yang dapat kalian gunakan mulai dari Virtual Box, VMware, Qemu, dan lain lain. Namun kali ini saya akan mengajarkan cara tersebut menggunakan VMware saja. Karena VMware sangat mudah/stabil di gunakan baik untuk pemula maupun untuk kalangan expert.

Bahan-Bahan :
  1. VMware terserah versi berapa jika tidak punya klik disini 
  2. Mikrotik iso, jika tidak punya klik disini

OK. Langsung saja kita ulas langkah-langkahnya
  1. Buka VMware Player kalian.
  2. Klik “Create a New Virtual Machine”
  3. Pilih Typical.
  4. Pilih yang Tengah “installer disk images file (iso)” kemudian klik “browse”.
  5. Cari file Mikrotik kalian kemudian klik open.
  6. Sekarang kalian lihat pada form yang tengah sudah terisi directory file kalian, kemudian klik next.
  7. Pilih Operating System “Other” dan pilih Version “Other” kemudian klik next.
  8. Di Virtual Machine Name ketikan nama yang akan kalian gunakan untuk Virtual machine tersebut, dan pada Location adalah file dimana kalian akan menyimpan file Virtual Machine tersebut, jika kalian akan merubah lokasi penyimpanan tersebut klik saja browse, jika kalian tidak ingin memindahkanya langsung saja klik next.
  9. Biarkan saja opsi terpilih pada split virtual disk into multiple file (karena ini akan sangat kompatibel jika kalian ingin memindahkan virtual machine kalian di computer lain).
  10. Kemudian klik finish.
  11. Klik “Power on this virtual machine”.
  12. Tekan huruf “A” pada keyboard untuk menginstall semua paket system pada Mikrotik, kemudian klik huruf “I” kemudian “Y”.
  13. Tunggu Mikrotik Terinstall pada Virtual Machine hingga meminta enter untuk restart.
  14. Klik kanan pada logo network adapter VMware di pojok kanan bawah, dan klik setting.
  15. Pilih “Custom : Spesific Vitrual Network” dan pilih “VMnet8 (Nat). Kemudian tekan OK.
  16. Buka Winbox Mikrotik Kalian Kemudian tekan 3 titik di samping kolom “Connect To”, dan akan keluar mac address si virtual machine tadi.
  17. Setelah “Connect To” Ter-isi MAC Address Mikrotik, kemudian isi login “admin” dan password biarkan kosong, lalu klik Connect.
  18. Dan Taraaaa, kalian sudah bisa belajar seperti menggunakan mikrotik sungguhan tanpa membeli RouterBoard.


NB :
1.    Jika pada langkah ke-16 mac address mikrotik tidak muncul maka kalian dapat mengatasinya dengan cara membaca Cara mengatasi Mac address tidak muncul untuk Virtual Mikrotik.
2.    Setelah berhasil menginstall mikrotik di VMware kalian dapat belajar namun ketika fresh seperti ini hanya aka nada 1 interface LAN, jika kalian ingin menambahkannya kalian dapat membaca artikel Cara Menambahkan Interface LAN di Mikrotik untuk Virtual machine.
Continue reading...