Showing posts with label VMware. Show all posts
Showing posts with label VMware. Show all posts

Sunday, 30 July 2017

Tidak bisa install proftpd dan isc-dhcp-server di VMware

pernahkah anda mengalami hal ketika kalian disuruh oleh guru kalian untuk meng konfigurasi server debian kemudian kalian tidak dapat menginstall paket tersebut, tentu hal ini sangat menjengkelkan bukan, bahkan mungkin guru memberi waktu untuk menyelesaikan konf, igurasi tersebut, tetapi apa yang akan kita lakukan kalau hanya dari meng-install paketnya saja kita sudah gagal.
mengenai hal itu kalian tidak perlu kawatir lagi, kali ini admin akan membagikan artikel cara mengatasi hal tersebut, sebenarnya hal ini sangat lah sepele, terutama untuk kaum yang sudah expert hehe.
ketika kita menginstall suatu paket misalnya proftpd kemudian muncul seperti gambar berikut.






saya yakin kalian sering melihat tulisan itu hehe.
tulisan itu muncul karena kita memberikan perintah untuk menginstal suatu paket pada sistem tapi si server tidak mengenali paket tersebut, kenapa hal itu terjadi?, kenapa server tidak mengenal proftpd? ini dikarenakan paket proftpd, dhcp, dll berada di DVD 2 debian, sedangkan kalian belum memasukanya. cara memasukanya sangatlah mudah.


  1. klik gambar CD yang ada di pojok bawah VMware, klik browse, kemudian cari file DVD2 kalian, setelah itu OK.
  2. setelah itu ketikan "apt-cdrom add", fungsi perintah ini agar paket paket yang ada di DVD2 ini dikenali oleh sistem. jika muncul error "enable to locate bla bla bla" klik kanan pada logo CD tersebut kemudian klik connect.
  3. setelah itu ketikan lagi "apt-cdrom add", kemudian anda sudah bisa melakukan install paket yang tadi gagal. namun jika masih terjadi error ketikan "eject" kemudian kembali ke langkah 2. ulangi hingga muncul tulisan seperti ini.
  4. setelah itu anda sudah bisa menginstal paket paket yang ada di DVD 2 dengan lancar.
     
 Sekian dari saya semoga bermanfaat bagi kalian yang membacanya mohon maaf jika ada kesalahan silahkan ketikan di kolom komentar terima kasih.
Continue reading...

Saturday, 29 July 2017

Cara Setting FTP Server

FTP Server adalah layanan untuk mengirim/meng-upload suatu file kedalam mesin server tanpa harus datang ke tempat server tersebut, hanya bermodalkan terhubung ke jaringan kita sudah bisa mengirim atau meng upload file yang kita inginkan.
Layanan FTP ini mungkin kalian tidak tau kapan kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan kalian tidak tau kalau bahkan kalian sering menggunakan nya, seperti halnya ketika kita upload foto di FB, INSTAGRAM, TWITTER dan lain-lain, itu semua menggunakan layanan FTP.
Namun server harus diberikan service yang namanya proftpd, mungkin jarang bagi kalian yang masih perlajar akhir-akhir ini sering mendapatkan tugas dari guru server kalian untuk meng-upload gambar ke tampilan web server kalian.
disini saya akan menunjukan langkah-langkah untuk mengkonfigurasi PROFTPD.

  1. Pastikan Konfigurasi IP sudah benar dan satu jaringan dengan client(windows), jika tidak mengerti klik disini.
  2. disini saya akan menggunakanya untuk tampilan web server, maka saya akan meng-uploadnya ke /var/www/blog. jika belum mengerti klik disini.
  3. install paket proftpd di server, ketikan "apt-get install proftpd", biasanya disuruh mengganti dvd2 jika belum mengerti silahkan klik disini.
  4. ketikan "chmod 777 -R /var/www/blog", untuk mengubah permision agar bisa di upload.
  5. carilah gambar yang akan digunakan, jika nama gambar panjang ganti menjadi nama yang pendek dan mudah di ingat, kemudian masukan di folder yang akan anda upload.
  6. buatlah kode html seperti berikut. 
     kemudian simpan satu folder dengan gambar yang akan digunakan tadi kemudian dengan nama index.html, dan pada bagian save as type pilih "all files"
  7. pilih semua file gambar dan html yang sudah anda buat tadi, kemudian klik kanan > send to > winSCP.
  8. kemudian pada bagian file protocol pilih ftp, dibagian hostname ketikan nomor ip  atau bisa juga domain kalian, dan dibagian username dan password ketikan user linux kalian.
  9. kemudian pada kolom yang tersedia ketikan directory yang akan dituju "/var/www/blog/".
  10. kemudian mari kita lihat webserver kita. 
     dan sudah selesai, web server anda sudah memiliki gambar.
sekian dari saya jika ada yang belum mengerti silahkan ketikan di kolom komentar terimakasih. 
Continue reading...

Monday, 24 July 2017

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard

Hari ini saya akan memposting artikel yang akan sangat berguna bagi murid-murid di SMK jurusan TKJ, jurusan lumayan buat kita pusing hehe, tapi kalau kalian rajin belajar mungkin biasa biasa aja, artikel yang satu ini akan berguna bagi kalian yang ingin belajar Mikrotik namun tidak punya Perangkat Mikrotik tersebut.

Kita akan belajar bagaimana cara belajar Mikrotik tanpa RouterBoard yaitu dengan menggunakan Virtual Manchine ada banyak pilihan software virtual machine yang dapat kalian gunakan mulai dari Virtual Box, VMware, Qemu, dan lain lain. Namun kali ini saya akan mengajarkan cara tersebut menggunakan VMware saja. Karena VMware sangat mudah/stabil di gunakan baik untuk pemula maupun untuk kalangan expert.

Bahan-Bahan :
  1. VMware terserah versi berapa jika tidak punya klik disini 
  2. Mikrotik iso, jika tidak punya klik disini

OK. Langsung saja kita ulas langkah-langkahnya
  1. Buka VMware Player kalian.
  2. Klik “Create a New Virtual Machine”
  3. Pilih Typical.
  4. Pilih yang Tengah “installer disk images file (iso)” kemudian klik “browse”.
  5. Cari file Mikrotik kalian kemudian klik open.
  6. Sekarang kalian lihat pada form yang tengah sudah terisi directory file kalian, kemudian klik next.
  7. Pilih Operating System “Other” dan pilih Version “Other” kemudian klik next.
  8. Di Virtual Machine Name ketikan nama yang akan kalian gunakan untuk Virtual machine tersebut, dan pada Location adalah file dimana kalian akan menyimpan file Virtual Machine tersebut, jika kalian akan merubah lokasi penyimpanan tersebut klik saja browse, jika kalian tidak ingin memindahkanya langsung saja klik next.
  9. Biarkan saja opsi terpilih pada split virtual disk into multiple file (karena ini akan sangat kompatibel jika kalian ingin memindahkan virtual machine kalian di computer lain).
  10. Kemudian klik finish.
  11. Klik “Power on this virtual machine”.
  12. Tekan huruf “A” pada keyboard untuk menginstall semua paket system pada Mikrotik, kemudian klik huruf “I” kemudian “Y”.
  13. Tunggu Mikrotik Terinstall pada Virtual Machine hingga meminta enter untuk restart.
  14. Klik kanan pada logo network adapter VMware di pojok kanan bawah, dan klik setting.
  15. Pilih “Custom : Spesific Vitrual Network” dan pilih “VMnet8 (Nat). Kemudian tekan OK.
  16. Buka Winbox Mikrotik Kalian Kemudian tekan 3 titik di samping kolom “Connect To”, dan akan keluar mac address si virtual machine tadi.
  17. Setelah “Connect To” Ter-isi MAC Address Mikrotik, kemudian isi login “admin” dan password biarkan kosong, lalu klik Connect.
  18. Dan Taraaaa, kalian sudah bisa belajar seperti menggunakan mikrotik sungguhan tanpa membeli RouterBoard.


NB :
1.    Jika pada langkah ke-16 mac address mikrotik tidak muncul maka kalian dapat mengatasinya dengan cara membaca Cara mengatasi Mac address tidak muncul untuk Virtual Mikrotik.
2.    Setelah berhasil menginstall mikrotik di VMware kalian dapat belajar namun ketika fresh seperti ini hanya aka nada 1 interface LAN, jika kalian ingin menambahkannya kalian dapat membaca artikel Cara Menambahkan Interface LAN di Mikrotik untuk Virtual machine.
Continue reading...